Posts

Showing posts from December, 2013

Apa Itu Veruka Plana ?

Image
Apa Itu Veruka Plana ? - Veruka plana merupakan sejenis kutil yang berwarna seperti kulit atau kecokelatan, lunak, berbentuk tonjolan-tonjolan padat yang permukaannya datar berdiameter 1-3 cm. Veruka plana disebabkan oleh human papilloma virus yang tergolong virus kecil, dan berinti DNA. Penyakit ini banyak ditemukan pada anak-anak atau usia muda, walaupun dapat juga pada usia tua. Ada yang mengatakan penyakit ini dapat sembuh sendiri tanpa pengobatan.

Kutil pada veruka plana umumnya berjumlah banyak. Biasanya berkumpul pada wajah, leher, punggung tangan, pergelangan tangan dan kaki, serta lutut. Permukaannya licin dan rata, berwarna sama dengan warna kulit atau kecokelatan.

Bagaimana Pengobatan Veruka Plana ? Pengobatan dapat dilakukan dengan mengoleskan nitrogen cair selama 5-15 detik. dapat pula dilakukan bedah listrik. Selain itu dapat diaplikasikan krim asam vitamin A 0,1%.

Mengenal Penyakit Kutil ( Veruka Vulgaris )

Image
Veruka vulgaris ( kutil ) merupakan jenis penyakit kulit berupa tonjolan kecil di permukaan kulit yang disebabkan oleh human papilloma virus. Virus ini tergolong berukuran kecil ( 40-45u ), dan berinti DNA. Veruka Vulgaris lebih sering ditemui pada anak-anak tetapi dapat juga terjadi pada orang dewasa dan orang tua.

Pada anak, timbul tonjolan kecil dan akan cepat meluas karena garukan atau autoinokulasi. sementara itu, pada orang dewasa, tonjolan ini jarang didapatkan dalam jumlah banyak. Pada keadaan awal, ukurannya biasanya hanya sebesar pentol jarum dengan permukaan halus dan mengkilat. Dalam waktu beberapa minggu atau bulan kian membesar dan permukaannya menjadi kasar, berwarna abu-abu. Kecokelatan, atau kehitaman. Kadang-kadang beberapa tonjolan bergabung satu sama lain membentuk berbenjol-benjol atau kasar.

Bagaimana Mengobati Kutil ( Veruka Vulgaris ) ? Pengobatan dapat dilakukan dengan tindakan bedah krio ( Cyrosurgery ) dengan nitrogen cair. Selain itu bisa diberi asam triklo…

Mengenal Penyakit Kusta ( Lepra )

Image
Mengenal Penyakit Kusta ( Lepra ) - Penyakit kusta merupakan penyakit kronik yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Pada awalnya bakteri ini menyerang susunan saraf tepi. Selanjutnya dapat menyerang kulit, mukosa ( mulut ), saluran pernapasan bagian atas, mata, otot, tulang, dan testis. Penyakit kusta dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, yaitu tipe I, tipe TT, tipe BT, tipe BL, tipe LL.

Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini berbeda-beda untuk setiap tipe.Tipe I ( Indeterminate ) : tipe ini ditandai dengan adanya ruam kulit yang jumlahnya hanya sedikit dan bersisik, kulit di sekitarnya normal. Lokalisasi biasanya di bagian tangan, bokong, atau muka.Tipe Tuberkoloid - Tuberkoloid ( TT ) : Tipe ini menyerang kulit dan saraf. Ruam kulit jumlahnya bisa satu atau beberapa dan mempunyai batas yang jelas. Pada bagian tengahnya dapat ditemukan bagian yang sudah mengambil penyembuhan. Permukaannya dapat bersisikdengan tepi yang meninggi. Gejala ini dapat disertai peneb…

Mengenal Infeksi Kulit Keratolosis Berlubang

Image
Mengenal Infeksi Kulit Keratolosis Berlubang - Keratolosis Berlubang adalah infeksi superfisial kulit yang menyebabkan timbulnya lubang-lubang pada stratum korneum dan biasanya timbul pada telapak kaki. Penyakit ini disebabkan oleh suatu mikroorganisme dari golongan Corynebacterium. Keratolisis berlubang menyerang orang yang sering berada di lingkungan basah. Namun penyakit ini juga sering ditemukan pada orang yang bekerja di lapangan keras seperti lapangan bebatuan dan berpasir.

Tanda dan Gejala Keratolosis Gejala dari penyakit ini mula-mula timbul lubang-lubang berukuran 1-5 mm timbul pada telapak kaki dan warna lapisan tanduk menjadi kehijauan atau kecoklatan. Biasanya penderita tidak merasakan adanya kelainan. Pada keadaan yang parah, ada rasa nyeri dan rasa tak nyaman. Pada telapak tangan dapat pula terjadi keadaan seperti ini.

Pengobatan Keratolosis Berlubang Pengobatan dapat diberikan antibiotika seperti ampisillin. Dapat pula dengan memberikan salep-salep topikal seperti salep…

Tahukah Anda, Apa Itu Tuberkolosis Kutis ? Simak Infonya

Image
Tahukah Anda, Apa Itu Tuberkolosis Kutis ? - Tuberkolosis kutis merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tubercolosis dan Mycobacterium bovis. Ada beberapa jenis tuberkolosis kutis, antara lain skrofuloderma dan tuberkolosis kutis verukosa.

Skrofuloderma Skrofuloderma merupakan tuberkolosis kutis murni sekunder yang terjadi secara kontinu dan timbul karena perluasan langsung dari tuberkolosis kelenjar limfe, tulang, dan otot. Penyebab penyakit ini yaitu Mycobacterium tuberkolosis. Skrofuloderma lebih sering terjadi di negara-negara yang belum berkembang. Sanitasi yang kurang baik dan kekurangan gizi menyebabkan penyakit ini lebih mudah meluas dan lebih berat

Penyakit ini disertai beberapa gejala. Penyakit ini dimulai dengan infeksi sebuah kelenjar. selanjutnya beberapa kelenjar dapat meradang sehingga membentuk satu atau beberapa tonjolan padat, keras, dalam, dan melekat dengan kulit diatasnya. Setelah beberapa minggu menjadi kemerah-merahan dan melunak. Bila pecah …

Mengenal Abses Pada Kulit dan Penyebabnya

Image
Mengenal Abses Pada Kulit dan Penyebabnya - Abses merupakan infeksi kulit dengan gejala yang khas berupa kantong berisi nanah. Penyakit kulit ini disebabkan oleh bakteri streptokokus ( Streptococcus ) dan Stafilokokus ( Sthapylococcus ). Penyakit ini lebih sering terjadi pada iklim panas. Kurangnya kebersihan dan Kesehatan, diabetes mellitus, dan malnutrisi mempermudah terjangkitnya penyakit ini.

Apa Gejala Awal dari Abses ? Beberapa gejala penyerta dari Asbses seperti demam, mula-mula muncul benjolan kecil yang selanjutnya meluas kesamping dan kebawah, serta menimbulkan benjolan merah berisi nanah ( pus ). Abses biasanya terjadi di tangan, kaki, ketiak, belakang telinga dan wajah.

Bagaimana Mencegah dan Mengobati Abses ? Pengobatan dapat dilakukan secara sistemik dan topikal. Pengobatan sistemik dilakukan dengan memberikan antibiotika  seperti penisillin. Pengobatan topikal dapat dilakukan dengan mengompresnya dengan menggunakan KMnO4.

Pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga keber…