Posts

Showing posts from May, 2014

Mengenal Penyakit Psoriasis

Image
Psoriasis adalah enyakit inflamasi kulit kronis, non-infeksius ( tidak menular ) di mana pembentukan sel-sel epidermal terjadi dengan kecepatan hampir 6 sampai 9 kali lebih cepat dari kecepatan normal. Sel-sel basal kulit membelah terlalu cepat, dan sel-sel baru terbentuk menjadi tampak sebagai penebalan berlebih atau plak jaringan epidermal.



Penyakit ini tampaknya menjadi kelaina hereditas yang menyebabkan pembentukan keratin berlebihan. Kelainan utamanya tidak diketahui. Masa-masa stres emosional dan ansietas memperburuk kondisi, dan trauma, infeksi, dan musiman serta perubahan hormon merupakan faktor pencetus.

Awitan dapat terjadi kapan saja sepanjang usia kehidupan, namun yang paling umum adalah antara usia 10 sampai 30 tahun. Bagian tubuh utama yang terkena adalah kulit kepala, area diatas siku dan lutut, bagian bawah punggung, dan genitalia. Seringkali terjadi simetri bilateral. Psoriasis mungkin berkaitan dengan faktor rematpid-negatif artritis dari sendi multipel. Status psori…

Nekrolisis Epidermal Toksik

Image
Nekrolisis Epidermal Toksik ( NET ) adalah jenis penyakit kulit yang berat, dan secara potensial fatal. Etiologi penyakit ini tidak diketahui, tetapi kemungkinan berkaitan dengna sistem imun sebagai reaksi terhadap obat-obatan atau sekunder akibat infeksi virus. Seluruh permukaan tubuh dapat terkena dengan area eritema dan lepuh yang menyebar luas.



Manifestasi KlinisTanda dini : rasa terbakar atau gatal pada konjungtiva, nyeri tekan kutan, demam, sakit kepala, malaise ekstrem, dan mialgia.Diikuti dengan awitan eritema cepat, menyerang permukaan kulit dan membran mukosa; bula besar, flaksid pada beberapa area; pada area lapisan epidermis lain terjadi pengelupasan, memajankan bagian dermis dibawahnya; kuku jari tangan, jari kaki, alis mata, dan bulu mata semuanya dapat rontok sejalan dengan epidermis di sekelilingnya.Kulit yang sangat sakit sekali, dan pengelupasan kulit mengarah pada pengelupasan kulit yang terdapat pada luka bakar derajat dua pada seluruh permukaan tubuh; kondisi seper…

Apa Itu Impetigo ? Baca Disini

Image
Impetigo adalah infeksi kulit superfisial yang disebabkan oleh bakteria stafilokokus, streptokokus, atau multipel bakteria. Bagian tubuh yang terpajan, wajah, tangan, leher, dan ekstremitas seringkali terkena infeksi ini. Impetigo menular dan dapat menyebab kebagian lain dari kulit pasien atau pada anggota keluarga lain yang menyentuh pasien, atau menggunakan handuk atau sisir yang terbasahi oleh eksudat lesi.


Impetigo umum terjadi pada anak-anak yang tinggal di lingkungan dengan kondisi kebersihannya kurang baik. Pada orang dewa*sa, kesehatan yang terganggu, higiene buruk, dan malnutrisi dapat mencetuskan impetigo.

Impetigo bullosa ( bullous ), yaitu infeksi kulit superfisial yang disebabkan oleh pembentukan bula dari vesikula asli. Bula ruptur, meninggalkan area panjang yang berwarna merah.( Baca juga : Pencegahan dan Pengobatan Imetigo Bullosa )

Manifestasi KlinisLesi dimulai debagai makula kecil yang berwarna merah yang menjadi vesikula berdinding tipis terpisah yang ruptur dan tertu…

Dermatitis Seborea

Image
Dermatitis Seborea- Seborea adalah pembentukan sebum yang berlebihan. Dermatitis seborea adalah penyakit inflamasi kulit yang kronis dengan predileksi untuk area yang disuplai dengan baik oleh kelenjar sebasea atau terletak diantara lipatan kulit, tempat dimana banyak terdapat bakteri yang hidup.( Baca juga : Dermatitis Kontak Alergi )


Dermatitis Seborea mempunyai predisposisi genetik; hormon, status nutrisi, infeksi, dan stres emosional yang mempengaruhi perjalanan penyakit ini. pada penyakit ini terdapat remisi dan eksaserbasi.

Manifestasi Klinis
Dapat terjadi dua bentuk; bentuk berminyak dan bentuk kering; kedua bentuk ini dapat mulai terjadi pada masa kanak-kanak dengan kelupasan halus pada kulit kepala atau area lainnya.
Bentuk minyak tampak basah; serpihan pucat, kulit tampak keabu-abuan, dengan atau tanpa pengelupasan ( seperti ketombe ), dan agak eritema; pustula kecil atau papulopustula pada trunkus, menyerupai jerawat.Bentu kering terdiri dari deskuamasi berlapis ( mengeripik …

Apa Itu Dermatitis Eksfoliatif ?

Image
Apa Itu Dermatitis Eksfoliatif ? - Dermatitis Eksfoliatif adalah kondisi serius yang ditandai dengan inflamasi progresif dimana terjadi eritema dan sisik dengan penyebaran yang lebih atau kurang umum. Kondisi bermula secara akut baik sebagai bercak atau erupsi eritema umum. Dermatitis Eksfoliatif mempunyai penyebab yang bervariasi.


Kondisi ini dipertimbangkan sebagai proses sekunder atau reaktif terhadap penyakit kulit atau sitemik yang telah ada. Kondisi ini dapat tampak sebagai bagian dari penyakit kelompok limfoma dan dapat mendahului penampilan limfoma. Kelainan kulit yang telah ada dapat menjadi penyebab termasuk psoriasis, dermatitis atopik, dan dermatitis kontak. Juga tampak sebagai reaksi hebat terhadap obat, termasuk penisi*lin dan fenilbu*tazon. penyebabnya tidak diketahui pada kira-kira 25% kasus.

Gejala Klinis Dermatitis EksfoliatifMenggigil, demam, prostrasi, toksisitas berat, dan kulit gatal bersisik.Kehilangan lapisan stratum korneum yang sangat banyak ( lapisan kulit ya…

Dermatitis Kontak

Image
Dermatitis Kontak - Dermatitis Kontak merupakan suatu reaksi inflamasi kulit terhadap preparat fisik, kimia, atau biologi. Reaksi tersebut kemungkinan merupakan tipe iritan primer, atau mungkin alergis ( dermatitis kontak alergi ). Lapisan epidermis kulit akan mengalami kerusakan akibat kontak dengan irirtan kimia dan fisik secara berulang.


Penyebab umum iritan dermatitis adalah sabun, deterjen, bedak tabur, dan kimia pabrik. Faktor-faktor pencetus termasuk dingin dan panas yang sangat ekstrim, sering mencuci dengan sabun dan air, dan penyakit kulit yang sudah ada sebelumnya.

Tanda dan gejala klinis Erupsi kulit mulai terjadi saat kulit kontak dengan agen.
Gatal, rasa terbakar, eritema; disertai dengan edema, papula, vesikula dan rembesan atau basah.
Pada fase subakut, perubahan vesikuler belum terlalu nyata dan bergantian dengan pecah, mengering, membentuk fisura, dan pengelupasan.
Jika terjadi reaksi berulang atau pasien terus-menerus menggaruk kulitnya, maka akan terjadi lisenifikas…